Langsung ke konten utama

Cara Migrasi ke AndroidX pada Project Android Studio


AndroidX merupakan project open source yang digunakan tim Android dalam mengembangkan, menguji, mengemas, membuat versi, dan merilis library di dalam Jatpack (sekumpulan library). Untuk semua perkembangan baru semua akan di perbarui di AndroidX.

Syarat untuk migrasi ke AndroidX, anda harus menggunakan kompilasi (compiler) ke android versi 9.0 (API level 28) atau yang lebih tinggi. Cara migrasi ke AndroidX juga sangat mudah karena Android Studio sudah menyediakan menu untuk itu.

Langkah-langkah Migrasi ke AndroidX

  • Pada halaman project Android Studio klik menu Refactor -> Migrate to AndroidX...

     
  • Akan muncul pemberitahuan apakah anda ingin backup project saat ini. Silahkan centang Backup project as Zip file, atau lepaskan centang jika tidak ingin. Selanjutnya klik Migrate.

     
  • Setelah itu akan muncul tampilan seperti di bawah. Klik Do Refactor lalu tunggu proses migrasi hingga selesai.
  • Jika sudah selesai maka akan muncul dua baris baru dalam file grandle.properties yaitu android.enableJetifier=true dan android.useAndroidX=true.

     
  • Selanjutnya buka MainActivity.java dan lihat ada kode yang error, ini dikarenakan project masih menggunakan import android.support.v7.app.AppCompatActivity; jadi silahkan ganti kode tersebut menjadi import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity;

     
  • Selesai anda berhasil migrasi ke AndroidX.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Sejarah Bahasa Pemrograman C++

C++ merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah yang banyak dijadikan sebagai dasar pembelajaran dalam dunia pemrograman. Bahasa ini bisa dibilang mudah dipelajari sebab sudah menggunakan bahasa yang mirip dengan bahasa manusia dibandingkan dengan bahasa Assemble yang merupakan bahasa tingkat rendah. Salah satu keunggulan dari bahasa ini adalah kecepatannya dalam melakukan kompilasi kedalam bahasa mesin, selain itu bahasa c++ banyak dijadikan sebagai acuan untuk bahasa-bahasa pemrograman baru. Sejarah Awal Pembuatan Bahasa Pemrograman C++ Bahasa C++ dibuat oleh Bjarne Stroustrup yaitu seorang ilmuwan komputer dan profesor di bidang ilmu komputer di Texas A&M University. Profesor yang berasal dari Denmark ini dulunya tergabung dalam Computer Research Institute of Cambridge University dimana dia menghabiskan hari-harinya mengabdikan diri untuk meneliti perangkat lunak yang berjalan pada sistem terdistribusi. Sistem terdistribusi merupakan sistem dimana banyak komputer yang terhubu...

Mengenal Apa itu Android Studio

Android Studio merupakan tools IDE ( Integrated Development Environment ) yang digunakan untuk membuat aplikasi android. Fungsi utamanya adalah sebagai editor yang menyediakan berbagai kebutuhan dalam membangun aplikasi android seperti widget, library, dll. Android Studio versi terbaru telah mendukung 2 bahasa pemrograman yaitu Java dan Kotlin. Sebelumnya hanya mendukung bahasa Java. Android Studio hadir sebagai pengganti Eclipse ADT ( Android Development Tools ) yaitu tools utama sebelumnya. Tools Android Studio ini dibangun di atas aplikasi yang sudah populer sebagai editor programer yaitu JetBrains IntelliJ IDE. Selain itu Android Studio di lengkapi dengan Emulator sendiri. Sama halnya seperti Eclipse, Android Studio juga memerlukan SDK ( Software Development Kit ) untuk membangun aplikasi android. Bedanya Android Studio didukung penuh oleh Google sebagai pengembangnya serta menggunakan grandle dalam melakukan build. Baca juga : Perbedaan Membuat Aplikasi Android Menggunakan Ecli...

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Ruby

Ruby merupakan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek berbasis skrip yang dikembangkan oleh Yukihiro Matsumoto yaitu seorang programer asal Jepang. Untuk mengetahui lebih jauh tentang bahasa Ruby silahkan baca postingan sebelumnya : Mengenal Bahasa Pemrograman Ruby  Sesuai judul postingan kali ini kita hanya akan membahas mengenai Kelebihan serta Kekurangan Bahasa Pemrograman Ruby. Berikut beberapa point yang telah kami jabarkan. Kelebihan Bahasa Pemrograman Ruby 1. Kode sederhana  Dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya, yang kebanyakan untuk menulis kode dibutuhkan sekitar 10 baris, pada Ruby hanya butuh 1 atau 2 baris. Inilah kenapa Ruby dikatakan memiliki kode yang sederhana. Karena kesederhanaan dalam kodenya, akan mengurangi jam kerja programmer. 2. Multi-platform Ruby dapat berjalan di berbagai sistem operasi seperti Mac, Windows, hingga Linux. 3. Tingkat kebebasan yang tinggi Salah satu bentuk kebebasan programer dalam menuliska kode Ruby seperti tidak...