Langsung ke konten utama

7 Software Web Server yang Paling Sering Digunakan Programer

Software Web server merupakan sebuah aplikasi perangkat lunak yang berfungsi untuk menerima dan merespon permintaan atau request dari web browser. Contohnya user mengakses url website di browser yaitu "http://localhost/home" maka web server bertugas menerjemahkan url ini dan memberikan respon sesuai dengan yang di akses entah itu brupa menampilkan halaman web atau sebagainya.



Pada era sekarang terdapat berbagai macam aplikasi web server yang bisa digunakan. Namun dari banyaknya itu ada beberapa software yang paling sering digunakan. Berikut beberapa Software Web Server yang Sering Digunakan Programer.



1. XAMPP

XAMPP merupakan gabungan dari beberapa aplikasi yang dijadikan satu dan dapat dijalankan secara lengkap. X = Cross Platform, A = Apache, M = Mysql/MariaDB, P = Php, P = Perl. Aplikasi ini menjadi web server yang paling sering di gunakan di Indonesia terutama bagi pemula dalam dunia web. Aplikasi ini berada di bawah lisensi publik umum atau GNU yang artinya aplikasi ini bersifat gratis dan terbuka untuk public.



2. Apache HTTP Web Server

Apache HTTP Web Server merupakan salah satu web server yang paling populer saat ini. Apache diluncurkan pertama kali pada tahun 1995 dan dikelola oleh Apache Software Foundation. Apache HTTP Web Server bersifat open source yang artinya gratis digunakan oleh public. Selain itu software ini memiliki kemudahan konfigurasi dan tidak sulit bagi pemula.



3. Nginx

Nginx merupakan Web Server baru yang mulai diperkenalkan pada bulan Oktober 2004. Meskipun tergolong baru Nginx nyatanya mampu menarik perhatian para developer yang menjadikannya salah satu aplikasi Web Server paling populer. Salah satu keunggulan Nginx dibandingkan aplikasi serupa lainnya adalah kemampuannya dalam menangani jumlah koneksi yang banyak. Nginx sangat cocok digunakan untuk website yang membutuhkan trafik yang tinggi.



4. LAMP

LAMP merupakan singkatan dari Linux, Apache, Mysql, PHP/Perl/Python. LAMP adalah paket perangkat lunak bebas yang digunakan untuk menjalankan aplikasi secara lengkap. Oleh karena aplikasi ini terdapat Apache jadi LAMP juga bisa digunakan sebagai software Web Server. Sesuai dengan namanya LAMP ini dikhususkan untuk sistem operasi Linux.



5. WAMP

Berbeda dengan LAMP yang dikhususkan untuk Linux, WAMP dikhususkan untuk sistem operasi Windows. WAMP merupakan singkatan dari Windows, Apache, MySQL, PHP. Sama halnya seperti LAMP, WAMP ditujukan untuk menjalankan aplikasi secara lengkap.



6. AMPPS

AMPPS merupakan singkatan dari Apache, Mysql, MongoDB, PHP, Perl, Python dan Softaculous auto-installer. Aplikasi web server ini dibuat oleh Softaculous Ltd dan dapat di install pada sistem operasi Windows, Linux, dan MacOS.



7. IIS

IIS atau Internet Information Server merupakan web server yang digunakan oleh sistem operasi Windows. Software ini memiliki kegunaan utama sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi (aplication layer). Layanan yang diberikan seperti FTP, FTPS, SMTP, NNTP, dan HTTP/HTTPS.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Rinci Cara Membuat Website

Website adalah suatu kumpulan halaman berbentuk digital yang dapat diakses menggunakan perangkat lunak yang disebut Browser, dengan bantuan jaringan Internet. Penjelasan mengenai apa itu website telah dijelaskan sebelumnya di dalam postingan : Mengenal Apa Itu Web dan Hal yang Perlu di Perhatikan dalam Membangun Web . Didalam postingan tersebut sudah dijelaskan apa saja yang perlu diperhatikan dalam pembuatan web atau website. Selanjutnya pada postingan ini akan dijelaskan secara rinci bagaimana cara membuat sebuah website. Sebelum membuat sebuah website anda harus memutuskan terlebih dahulu akan membuat website seperti apa. Jika anda sudah menentukan tema web anda sekarang anda perlu menentukan aplikasi apa yang ingin anda gunakan. Apakah anda akan membuatnya secara native, menggunakan framework, atau menggunakan CMS. Pada postingan ini yang dijelaskan adalah langkah-langkah membuat sebuah website baik secara native, framework, ataupun menggunkan CMS. Silahkan anda simak langkah demi ...

Mengenal Sejarah Bahasa Pemrograman C++

C++ merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah yang banyak dijadikan sebagai dasar pembelajaran dalam dunia pemrograman. Bahasa ini bisa dibilang mudah dipelajari sebab sudah menggunakan bahasa yang mirip dengan bahasa manusia dibandingkan dengan bahasa Assemble yang merupakan bahasa tingkat rendah. Salah satu keunggulan dari bahasa ini adalah kecepatannya dalam melakukan kompilasi kedalam bahasa mesin, selain itu bahasa c++ banyak dijadikan sebagai acuan untuk bahasa-bahasa pemrograman baru. Sejarah Awal Pembuatan Bahasa Pemrograman C++ Bahasa C++ dibuat oleh Bjarne Stroustrup yaitu seorang ilmuwan komputer dan profesor di bidang ilmu komputer di Texas A&M University. Profesor yang berasal dari Denmark ini dulunya tergabung dalam Computer Research Institute of Cambridge University dimana dia menghabiskan hari-harinya mengabdikan diri untuk meneliti perangkat lunak yang berjalan pada sistem terdistribusi. Sistem terdistribusi merupakan sistem dimana banyak komputer yang terhubu...

Mengenal Apa itu Android Studio

Android Studio merupakan tools IDE ( Integrated Development Environment ) yang digunakan untuk membuat aplikasi android. Fungsi utamanya adalah sebagai editor yang menyediakan berbagai kebutuhan dalam membangun aplikasi android seperti widget, library, dll. Android Studio versi terbaru telah mendukung 2 bahasa pemrograman yaitu Java dan Kotlin. Sebelumnya hanya mendukung bahasa Java. Android Studio hadir sebagai pengganti Eclipse ADT ( Android Development Tools ) yaitu tools utama sebelumnya. Tools Android Studio ini dibangun di atas aplikasi yang sudah populer sebagai editor programer yaitu JetBrains IntelliJ IDE. Selain itu Android Studio di lengkapi dengan Emulator sendiri. Sama halnya seperti Eclipse, Android Studio juga memerlukan SDK ( Software Development Kit ) untuk membangun aplikasi android. Bedanya Android Studio didukung penuh oleh Google sebagai pengembangnya serta menggunakan grandle dalam melakukan build. Baca juga : Perbedaan Membuat Aplikasi Android Menggunakan Ecli...