Langsung ke konten utama

Cara Membuat Date Picker di Android Studio - Coding Rakitan


Ada kalanya ketika membuat sebuah form diperlukan adanya pemilihan tanggal. Jika pada website kita mengenal tag "<input type='date' name='date' />" untuk menampilkan pemilihan tanggal maka beda halnya di Android. Kita bisa menggunakan kelas Date Picker yang telah disediakan.

Berikut Cara Membuat Date Picker di Android Studio.

1. Buat project baru dengan format seperti berikut
  • Activity : Empty Activity
  • Name : CobaDatePicker
  • Package Name : com.codingrakitan.cobadatepicker
  • Language : Java
  • Minimum API Level : API 17 (Android 4.2 Jelly Bean)


2. Buat Kelas baru dengan nama DatePickerFragment.java lalu isi dengan kode seperti berikut :
 
package com.codingrakitan.cobadatepicker;
import android.app.DatePickerDialog;
import android.app.Dialog;
import android.os.Bundle;
import android.widget.DatePicker;

import androidx.fragment.app.DialogFragment;

import java.util.Calendar;

public class DatePickerFragment extends DialogFragment {
private onDateClickListener onDateClickListener;
@Override
public Dialog onCreateDialog(Bundle savedInstanceState){
final Calendar calendar = Calendar.getInstance();
int tahun = calendar.get(Calendar.YEAR);
int bulan = calendar.get(Calendar.MONTH);
int hari = calendar.get(Calendar.DAY_OF_MONTH);
return new DatePickerDialog(getActivity(), new DatePickerDialog.OnDateSetListener() {
@Override
public void onDateSet(DatePicker datePicker, int i, int i1, int i2) {
onDateClickListener.onDateSet(datePicker, i, i1, i2);
}
}, tahun, bulan, hari);
}
public void setOnDateClickListener(onDateClickListener onDateClickListener){
if (onDateClickListener != null){
this.onDateClickListener= onDateClickListener;
}
}
public interface onDateClickListener{
void onDateSet(DatePicker datePicker, int i, int i1, int i2);
}

}


3. Edit MainActivity.java seperti kode di bawah :
 
package com.codingrakitan.cobadatepicker;

import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity;

import android.os.Bundle;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.DatePicker;
import android.widget.TextView;

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

private Button button;
private TextView textView;
@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main);

button = findViewById(R.id.button);
textView = findViewById(R.id.textView);
button.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
@Override
public void onClick(View v) {
TampilTanggal();
}
});
}
public void TampilTanggal(){
DatePickerFragment datePickerFragment = new DatePickerFragment();
datePickerFragment.show(getSupportFragmentManager(), "data");
datePickerFragment.setOnDateClickListener(new DatePickerFragment.onDateClickListener() {
@Override
public void onDateSet(DatePicker datePicker, int i, int i1, int i2) {
String tahun = ""+datePicker.getYear();
String bulan = ""+(datePicker.getMonth()+1);
String hari = ""+datePicker.getDayOfMonth();
String text = "Tanggal yang dipilih : "+hari+" - "+bulan+" - "+tahun;
textView.setText(text);
}
});
}
}


4. Edit layout activity_main.xml.
 

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
android:gravity="center"
android:orientation="vertical"
tools:context=".MainActivity">

<TextView
android:id="@+id/textView"
android:layout_width="wrap_content"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginBottom="20dp"
android:text="" />

<Button
android:id="@+id/button"
android:layout_width="wrap_content"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="Klik untuk menampilkan tanggal" />
</LinearLayout>



5. Jalankan menggunakan emulator atau device anda.



Keterangan : Ketika tombol di klik akan muncul tampilan Date Picker di layar, tampilan date picker ini berbeda-beda sesuai versi android anda. Pada tampilan di atas menggunakan android versi 9.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Ruby

Ruby merupakan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek berbasis skrip yang dikembangkan oleh Yukihiro Matsumoto yaitu seorang programer asal Jepang. Untuk mengetahui lebih jauh tentang bahasa Ruby silahkan baca postingan sebelumnya : Mengenal Bahasa Pemrograman Ruby  Sesuai judul postingan kali ini kita hanya akan membahas mengenai Kelebihan serta Kekurangan Bahasa Pemrograman Ruby. Berikut beberapa point yang telah kami jabarkan. Kelebihan Bahasa Pemrograman Ruby 1. Kode sederhana  Dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya, yang kebanyakan untuk menulis kode dibutuhkan sekitar 10 baris, pada Ruby hanya butuh 1 atau 2 baris. Inilah kenapa Ruby dikatakan memiliki kode yang sederhana. Karena kesederhanaan dalam kodenya, akan mengurangi jam kerja programmer. 2. Multi-platform Ruby dapat berjalan di berbagai sistem operasi seperti Mac, Windows, hingga Linux. 3. Tingkat kebebasan yang tinggi Salah satu bentuk kebebasan programer dalam menuliska kode Ruby seperti tidak...

Mengenal Sejarah Bahasa Pemrograman C++

C++ merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah yang banyak dijadikan sebagai dasar pembelajaran dalam dunia pemrograman. Bahasa ini bisa dibilang mudah dipelajari sebab sudah menggunakan bahasa yang mirip dengan bahasa manusia dibandingkan dengan bahasa Assemble yang merupakan bahasa tingkat rendah. Salah satu keunggulan dari bahasa ini adalah kecepatannya dalam melakukan kompilasi kedalam bahasa mesin, selain itu bahasa c++ banyak dijadikan sebagai acuan untuk bahasa-bahasa pemrograman baru. Sejarah Awal Pembuatan Bahasa Pemrograman C++ Bahasa C++ dibuat oleh Bjarne Stroustrup yaitu seorang ilmuwan komputer dan profesor di bidang ilmu komputer di Texas A&M University. Profesor yang berasal dari Denmark ini dulunya tergabung dalam Computer Research Institute of Cambridge University dimana dia menghabiskan hari-harinya mengabdikan diri untuk meneliti perangkat lunak yang berjalan pada sistem terdistribusi. Sistem terdistribusi merupakan sistem dimana banyak komputer yang terhubu...

Mengenal Apa itu Android Studio

Android Studio merupakan tools IDE ( Integrated Development Environment ) yang digunakan untuk membuat aplikasi android. Fungsi utamanya adalah sebagai editor yang menyediakan berbagai kebutuhan dalam membangun aplikasi android seperti widget, library, dll. Android Studio versi terbaru telah mendukung 2 bahasa pemrograman yaitu Java dan Kotlin. Sebelumnya hanya mendukung bahasa Java. Android Studio hadir sebagai pengganti Eclipse ADT ( Android Development Tools ) yaitu tools utama sebelumnya. Tools Android Studio ini dibangun di atas aplikasi yang sudah populer sebagai editor programer yaitu JetBrains IntelliJ IDE. Selain itu Android Studio di lengkapi dengan Emulator sendiri. Sama halnya seperti Eclipse, Android Studio juga memerlukan SDK ( Software Development Kit ) untuk membangun aplikasi android. Bedanya Android Studio didukung penuh oleh Google sebagai pengembangnya serta menggunakan grandle dalam melakukan build. Baca juga : Perbedaan Membuat Aplikasi Android Menggunakan Ecli...