Langsung ke konten utama

Cara Membuat Menu Seperti Facebook dengan CSS, Jquery, dan HTML


Hai teman-teman kali ini saya akan berbagi mengenai bagaimana cara membuat menu yang mirip dengan menu milik sosial media terkenal. Apalagi kalau bukan Facebook, saya akan membagikan project yang telah saya buat di akhir postingan. Hasil tampilan nantinya akan nampak seperti gambar berikut.



File utama yang harus anda perhatikan, ada pada file index.php dan css.css dalam folder "asset/css/". Untuk anda yang sudah terbiasa dengan dunia pemrograman web tentunya sudah paham dengan kode-kode yang akan saya bagikan. Bagi yag baru belajar silahkan dalami dulu tentang HTML dan juga CSS.

Index.php



<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Coding Rakitan</title>
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="asset/css/css.css">
<script type="text/javascript" src="asset/js/jq.js"></script>
<script type="text/javascript" src="asset/js/js.js"></script>
</head>
<body>
<div class="menu_atas">
<div class="kiri">
<div class="logo">
<img src="asset/icon/logo.png">
</div>
<div class="cari">
<div class="input">
<input type="text" name="cari" placeholder="Cari">
<div class="cr">
<img src="asset/icon/cari.png">
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="kanan">
<div class="menu">
<div class="m">
<div class="ic_prof">

</div>
<div class="nama">
<a href="#">Coding</a>
</div>
</div>
<div class="mn">
<div class="g">

</div>
</div>
<div class="m">
<a href="#">Beranda</a>
</div>
<div class="mn">
<div class="g">

</div>
</div>
<div class="m">
<a href="#">Buat</a>
</div>
<div class="mn">
<div class="g">

</div>
</div>
<div class="m2">
<div class="ic">

</div>
</div>
<div class="m2">
<div class="ic2">

</div>
</div>
<div class="m2">
<div class="ic3">

</div>
</div>
<div class="m2">
<div class="ic4">

</div>
</div>
<div class="m2">
<div class="ic5" id="drop">

</div>
<div class="ii" style="display: none;">

</div>
<div class="menu_drop" style="display: none;">
<div class="menud">
<a>Grup</a>
</div>
<div class="menud">
<a>Halaman</a>
</div>
<div class="menud">
<a>Aktivitas</a>
</div>
<div class="menud">
<a>Pengaturan</a>
</div>
<div class="menud">
<a>Keluar</a>
</div>
</div>
</div>

</div>
</div>
</div>
<div class="content">

</div>
<script type="text/javascript">
$('#drop').click(function () {
var clas = $(this).attr('class');
if (clas=="ic5_putih") {
$(this).attr('class', 'ic5');
$('.menu_drop').attr('style','display: none;');
$('.ii').attr('style','display: none;');
}
if (clas=="ic5") {
$(this).attr('class', 'ic5_putih');
$('.menu_drop').attr('style','display: block;');
$('.ii').attr('style','display: block;');
}
})
</script>
</body>
</html>


Css.css

body{
margin: unset;
background: #dedede;
}
.menu_atas{
width: 100%;
height: 43px;
background: #ea4335;
border-bottom: 1px solid #7d2929;
}.kiri{
margin-left: 5%;
width: 50%;
height: 100%;
float: left;
}
.kanan{
width: 35%;
height: 100%;
float: left;
}.logo{
padding: 10px;
width: 50px;
float: left;
padding-right: 0px;
}.logo img{
width: 50%;
}.cari{
padding: 10px;
padding-left: 0px;
float: left;
width: 70%;
}.cari input{
width: 90%;
padding: 3px;
float: left;
font-size: 100%;
border:unset;

}.input{
background: white;
border-radius: 2px;
overflow: hidden;
display: flex;

}.cr{
float: left;
padding-top: 5px;
width: 9%;
text-align: center;
cursor: pointer;
}.cr img{
width: 15px;
}.cr:hover{
background: #ebedf0;
}.cr:active{
background: unset;
}.menu{
padding: 7px;
display: flex;
font-family: calibri;

}.menu a{
color: white;
text-decoration: none;
font-size: 12px;
font-weight: bold;
}.m{
padding: 5px;
padding-right: 10px;
padding-left: 10px;
cursor: pointer;
}.m2{
padding: 3px;
padding-right: 10px;
padding-left: 10px;
cursor: pointer;
}
.m:hover{
background: #7d2929;
border-radius: 4px;
}.mn{
padding: 5px;
padding-right: unset;
padding-left: unset;


}.g{
border-right:1px solid #ce3232;
height: 100%;
}.ic_prof{
width: 20px;
height: 20px;
background-image: url('../icon/a.jpg');
background-repeat: no-repeat;
background-size: 30px;
background-position: center;
border-radius: 100%;
float: left;

}.nama{
margin-left: 7px;
float: left;
}.ic{
width: 24px;
height: 24px;
background-image: url('../icon/ic.png');
background-repeat: no-repeat;
background-size: auto;
background-position: -25px -319px;
}.ic2{
width: 24px;
height: 24px;
background-image: url('../icon/ic.png');
background-repeat: no-repeat;
background-size: auto;
background-position: -75px -319px;
}
.ic3{
width: 24px;
height: 24px;
background-image: url('../icon/ic.png');
background-repeat: no-repeat;
background-size: auto;
background-position: -50px -294px;
}
.ic4 {
width: 24px;
height: 24px;
background-image: url('../icon/ic.png');
background-repeat: no-repeat;
background-size: auto;
background-position: 0 -344px;
}.ic5{
width: 24px;
height: 24px;
background-image: url('../icon/ic.png');
background-repeat: no-repeat;
background-size: auto;
background-position: -101px -294px;
}.ic5_putih{
width: 24px;
height: 24px;
background-image: url('../icon/ic.png');
background-repeat: no-repeat;
background-size: auto;
background-position: -76px -294px;
}
.menu_drop{
width: 150px;
background: white;
position: absolute;
box-shadow: 0px 0px 8px -2px;
border-radius: 2px;
top: 48px;
right: 192px;
border: 1px solid #b6b2b2;
overflow: hidden;
}.ii{
width: 16px;
height: 8px;
background-image: url('../icon/ic2.png');
background-repeat: no-repeat;
background-size: auto;
background-position: -401px -245px;
position: absolute;
top: 36px;
right: 215px;
}.menud{
padding: 5px;
padding-left: 30px;
}.menud a{
color: black;
font-family: roboto;
font-weight: 300;
font-size: 12px;
}.menud:hover{
background: red;
}.menud:hover a{
color: white;
}


Untuk folder dan atribut lengkap silahkan download file projectnya disini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Rinci Cara Membuat Website

Website adalah suatu kumpulan halaman berbentuk digital yang dapat diakses menggunakan perangkat lunak yang disebut Browser, dengan bantuan jaringan Internet. Penjelasan mengenai apa itu website telah dijelaskan sebelumnya di dalam postingan : Mengenal Apa Itu Web dan Hal yang Perlu di Perhatikan dalam Membangun Web . Didalam postingan tersebut sudah dijelaskan apa saja yang perlu diperhatikan dalam pembuatan web atau website. Selanjutnya pada postingan ini akan dijelaskan secara rinci bagaimana cara membuat sebuah website. Sebelum membuat sebuah website anda harus memutuskan terlebih dahulu akan membuat website seperti apa. Jika anda sudah menentukan tema web anda sekarang anda perlu menentukan aplikasi apa yang ingin anda gunakan. Apakah anda akan membuatnya secara native, menggunakan framework, atau menggunakan CMS. Pada postingan ini yang dijelaskan adalah langkah-langkah membuat sebuah website baik secara native, framework, ataupun menggunkan CMS. Silahkan anda simak langkah demi ...

Mengenal Sejarah Bahasa Pemrograman C++

C++ merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah yang banyak dijadikan sebagai dasar pembelajaran dalam dunia pemrograman. Bahasa ini bisa dibilang mudah dipelajari sebab sudah menggunakan bahasa yang mirip dengan bahasa manusia dibandingkan dengan bahasa Assemble yang merupakan bahasa tingkat rendah. Salah satu keunggulan dari bahasa ini adalah kecepatannya dalam melakukan kompilasi kedalam bahasa mesin, selain itu bahasa c++ banyak dijadikan sebagai acuan untuk bahasa-bahasa pemrograman baru. Sejarah Awal Pembuatan Bahasa Pemrograman C++ Bahasa C++ dibuat oleh Bjarne Stroustrup yaitu seorang ilmuwan komputer dan profesor di bidang ilmu komputer di Texas A&M University. Profesor yang berasal dari Denmark ini dulunya tergabung dalam Computer Research Institute of Cambridge University dimana dia menghabiskan hari-harinya mengabdikan diri untuk meneliti perangkat lunak yang berjalan pada sistem terdistribusi. Sistem terdistribusi merupakan sistem dimana banyak komputer yang terhubu...

Mengenal Apa itu Android Studio

Android Studio merupakan tools IDE ( Integrated Development Environment ) yang digunakan untuk membuat aplikasi android. Fungsi utamanya adalah sebagai editor yang menyediakan berbagai kebutuhan dalam membangun aplikasi android seperti widget, library, dll. Android Studio versi terbaru telah mendukung 2 bahasa pemrograman yaitu Java dan Kotlin. Sebelumnya hanya mendukung bahasa Java. Android Studio hadir sebagai pengganti Eclipse ADT ( Android Development Tools ) yaitu tools utama sebelumnya. Tools Android Studio ini dibangun di atas aplikasi yang sudah populer sebagai editor programer yaitu JetBrains IntelliJ IDE. Selain itu Android Studio di lengkapi dengan Emulator sendiri. Sama halnya seperti Eclipse, Android Studio juga memerlukan SDK ( Software Development Kit ) untuk membangun aplikasi android. Bedanya Android Studio didukung penuh oleh Google sebagai pengembangnya serta menggunakan grandle dalam melakukan build. Baca juga : Perbedaan Membuat Aplikasi Android Menggunakan Ecli...